Senin, 12 Desember 2011

Menjelang Senja

 
Menjelang senja…

Kita duduk berdua dekat jendela ruang  tamu

Saat itu hujan turun membasahi bumi sekitar rumahku,

Ada rasa akan kehilangan membalut relung nadiku,



Menjelang senja…

Kau menatapku dengan derai air mata

Seolah ingin berucap “jangan pergi aku menyayangimu”

Aku hanya diam tak berucap kata…



Menjelang senja…

Kau masih menangis saat kuantar kau menuju kota,

Tempat diamana pertama kali kita bertemu,

Kau peluk aku erat hingga menyumbat jalan nafasku,



Menjelang senja…

Gerimis hujan masih membasahi bumi setibanya di kota,

Kau menangis menjadi dan berucap “kenang aku

Dalam damai hatiku kau tersimpan”,



Menjelang senja…

Akan kutinggalkan semuanya disini,

semua yang  terindah yang pernah terlewati

bukan “selamat tinggal” tapi “sampai jumpa lagi”

karena aku akan kembali lagi saat “menjelang senja”
 

 wd

Bandung
31 Januari 2010

Tidak ada komentar:

Posting Komentar