Deras sekali hujan sore ini
petir angin ikut mengekor,
Genangan air membanjiri jalanan
yang baru saja dilapisi aspal,
Sebagian batunya menyeruak terbawa arus,
Membuat kubangan air yang cukup besar,
Aku bertanya dalam hati, “salah siapa
ini?”
Apakah ini salah Tuhan yang sebenarnya
telah memberi rejeki bagi petani dengan
hujannya?
Atau salah manusia pembuat jalan
yang telah mencoba untuk memberi
kenyamanan banyak orang??
Atau mungkin salah saya
yang telah membuat puisi ga penting
ini?!?
Januari 2011
WD