Kamis, 22 Desember 2011

Kubangan Jalan

Deras sekali hujan sore ini
petir angin ikut mengekor,
Genangan air membanjiri jalanan
yang baru saja dilapisi aspal,
Sebagian batunya menyeruak terbawa arus,
Membuat kubangan air yang cukup besar,
Aku bertanya dalam hati, “salah siapa ini?”
Apakah ini salah Tuhan yang sebenarnya
telah memberi rejeki bagi petani dengan hujannya?
Atau salah manusia pembuat jalan
yang telah mencoba untuk memberi kenyamanan banyak orang??
Atau mungkin salah saya
yang telah membuat puisi ga penting ini?!?
Januari 2011

WD

Minggu, 18 Desember 2011

akhir takdir



Wahai angin bantu aku menapak, 
tuntun aku dalam langkah 
sampai mendapat hakiki kebahagiaan, 
rengkuh hati ini dengan semilirmu yang sejuk itu, 
sampai tak lagi aku rasakan penat di kepalaku, 
segarkan aku dengan sepoimu 
sampai aku kembali terlelap, 
sampai mata terpejam 
terbawa mimpi tingkat tinggi 
dan enggan untuk melangkah lagi, 
aku selalu berharap disini 
yang selalu berikan damai di hati, 
tapi asa ku hanya tinggal sejengkal jari saja, 
entah akan bertambah atau berkurang, 
aku hanya pasrah dan sabar menunggu keajaiban 
datang membawa akhir takdir yang bahagia...
wd
Mjl 2011

damri biru

Tak terasa waktu begitu cepat berlalu,
aku hanya duduk termangu,
sorot mataku menembus kaca jendela damri berwarna biru,
terlihat hanya deretan mobil yang seakan terpaku,
ahh.. selalu saja macet menyapaku...
DMN 2011

BELUM ADA JUDUL 2

Aku jatuh cinta,,
jatuh cinta pada waktu,,
waktu yang selalu datang tanpa aku meminta,
begitu setia,,
waktu yang seperti bayangan
terkadang berlalu tanpa tersadari,,
waktu yang punya kesepakatan sendiri dengan luka,
waktu yang akan menentukan
kapan luka ini mengering tanpa bekas,,
aku jatuh cinta pada setiap detik dengan waktunya....
DMN.2011

rasa di musim ketiga

Malam ini disini aku sendiri,
hanya ditemani deru angin musim ketiga dikota ini,
ada rasa yang terdalam tersimpan,
terkubur dalam bingkai berbentuk hati,
ingin sekali kumuntahkan semua rasa ini,
 tapi lidah ini berasa mati,
hanya bisa mengutuk hati,
entah sampai kapan akan berlaku seperti ini,
hanya waktu yang akan menjawab semua ini,
dan aku akan tetap menunggu,
sampai berakar, bernanah, dan meradang,
karena rasa ini begitu indah,
dan sayang jika harus diakhiri...
wd
Mjl 2011

belum ada judul


Langit malam membasahi bumi
Terdiam di bangku bis yang biasa
Lewat kaca jendela mata mencuri gemerlapnya lampu
Sayup terdengar alunan petikan gitar pengamen bis kota
Kala itu seseorang menemani disampingku
Dengan satu tujuan kampus Manglayang
Malam ini langitpun membasahi bumi
Terpojok dibangku bis kota
Petikan gitar pengamen masih sayup terdengar
Tapi kini aku sendiri, dan tujuanku bukan kampus itu…
Lewat kaca jendela ku lihat tak ada yang berubah
Tetap megah dimataku
Selamat tinggal kampus Manglayang…
Kau akan selalu ku kenang…
Dmn, S.IP
6/5/11

rasa yang gamang

Dalam rasa ada sayang, dalam rasa ada rindu,
Meski bibir dan lidah terkatup tak mampu menari kata,
Namun aku telah menyimpan rapi dalam bingkai berbentuk hati,
Dan akan terus tersimpan sampai meradang,
Sampai kau bisa mengerti arti laku ku,
Aku mau kamu tunggu aku karena aku akan datang
Pada satu purnama
Akan kupegang jari kamu
Saat malam menjelang tunai
Saat bulir-bulir embun menyapa fajar
Pada saat matahari tersenyum
Dan saat semua menjadi saksi
Saksi dalam perburuan rasa yang hampir gamang,
Semoga masih ada sisa waktuku untuk mengungkap rasa itu….
Wd
Mjl
 april2011

3 langit

3 langit ini indah
seperti pelangi yang Nampak sesaat setelah hujan tunai,
kita terparangah dengan keadaan yang kalut,
dimana harus kusimpan mimpi ini?
Sementara 3 langit telah siap menerkam harap,
kemana harus kubawa telapak ini,
 sementara 3 langit akan rela menerima pijakan hati,
jika saja ada 3 pelangi,
akan kuberikan satu-satu pada 3 langitku,,
2 langitku seribu maaf kucerca untukmu
karena aku telah memilih 1 langit
untuk menyimpan pahatan pelangi hati,
semoga kalian bisa mengerti…
Wd april 2011