gemercik air hujan berhenti saat mendung itu pergi,
meninggalkan sisa pelangi dan bulir - bulir air pada daun yang ditempa angin,
mataharipun tersenyum malu - malu sehabis hujan tadi,
menghangatkan taman ini entah untuk yang keberapa kali,
aku masih terpaku di bangku tua dan usang ini,
menunggu datang sang penyelam hati yang singgah dalam pijakan hati,
lampu taman yang temaram mulai dinyalakan,
terlihat pantulannya dari bulir - bulir air sisa hujan sore tadi,
sementara aku teronggok dalam kesunyian hati,
dengan menyimpan berjuta misteri yang tak tertuang dalam langkah,
hnya kata yang menemani dengan setia, meski makna entah dimana,
tapi aku akan terus melangkah dengan berjuta rencana yang usang...
WD
Mjl
Desember 2011
Selasa, 06 Desember 2011
Kebohongan 1
air mata ini kering sudah terbasuh rasa sakit yang mendalam,
kini aku hanya menangis dan mengadu pada kata,
yang selalu setia menemani langkah gontai ini,
seandai kata mempunyai rasa dan berwujud manusia,
ingin aku bercinta dengannya,
karena kata tak pernah bohong,
agar tak ada kebohongan yang sombong,
yang selalu membuatku menjadi pesakitan,
aku selalu berharap kebohongan ini segera pergi,
agar bahagia menyongsong dengan senyum keindahan....
Minggu, 04 Desember 2011
Aku bertengger pada ranjang kusam dan tua di telan zaman,
masih seperti dulu tak ada yang berubah, sepi, sunyi dan sendiri,
berharap keajaiban datang untuk mengungkap galau yang telah tersimpan sejak lalu,
tapi apa gunanya?
sedangkan kau hanya akan tetap seperti itu,
tak ada bedanya,
jadi akan lebih baik kusimpan saja gulana ini hingga musim hujan ini berkelana lagi,
sementara aku akan tetap disini terhanyut dalam gulana yang tak pernah mati...
Wd.
Mjl.
Desember 2011
masih seperti dulu tak ada yang berubah, sepi, sunyi dan sendiri,
berharap keajaiban datang untuk mengungkap galau yang telah tersimpan sejak lalu,
tapi apa gunanya?
sedangkan kau hanya akan tetap seperti itu,
tak ada bedanya,
jadi akan lebih baik kusimpan saja gulana ini hingga musim hujan ini berkelana lagi,
sementara aku akan tetap disini terhanyut dalam gulana yang tak pernah mati...
Wd.
Mjl.
Desember 2011
Langganan:
Komentar (Atom)