Semua yang dia impikan takkan berujung
Dan dia akan pergi meninggalkan semuanya
dia akan terbang walau tanpa dirimu
dia benci melakukan ini, tapi dia akan tetap
melakukannya
Sungguh berat menyesak, dadanya meradang
hingga bernanah
Kakofoni yang dia buat untukmu,
Telah disimpan dalam peti kayu tua dan
lapuk dimakan zaman
Untuk dibuka kembali besok saat
bulir-bulir embun kembali hadir
Menyambut rahasia bulan sisa malam
Jika saja suatu hari datang malaikat
bersayap empat
dia ingin terbang bersama sayapnya
Untuk sekedar mengecup salam Dan menitipkan
sekalimat untukmu:
“ketika dia pergi, dia membawa seribu
rasa sayang untukmu”.
Wd
Mjl
Maret 2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar